hukum tajwid nun mati dan tanwin

Hukum Tajwid Nun Mati dan Tanwin Beserta Hurufnya

Al-Qur’an adalah kitabnya orang islam yang di turunkan oleh Allah Subhanawata’ala kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab ini terbagi menjadi beberapa surat dan setiap suratnya terbagi lagi menjadi beberapa ayat.

Semua orang islam percaya bahwa Al-Qur’an ini di turunkan kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril yang berangsur-angsur selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari atau sekitar 23 tahun.

Al-Qur’an sendiri adalah sebuah petunjuk bagi seluruh umat islam. Ini semua karena di dalamnya berisi tentang kisah bersejarah, menentukan hukum bersyari’ah, menekankan pentingnya moral, dan menjelaskan semua kejadian di alam semesta ini, termasuk juga hari kiamat atau hari akhir.

Dan tidak sedikit orang yang berusaha menghafalkan Al-Qur’an atau bisa di sebut dengan Al Hafidz. Membaca Al-Qur’an sendiri tidak boleh asal-asalan harus mematuhi peraturan yang di sebut dengan ilmu tajwid.

Hukum Tajwid Nun Mati dan Tanwin

Seperti yang di ketahui semua umat islam bahwa hal yang paling penting saat belajar membaca Al-Qur’an adalah mempelajari ilmu tajwid terlebih dahulu.

Tanpa di sadari pembelajaran ilmu tajwid dasar sudah pelajari saat kita belajar mengenal huruf-huruf hijaiyah atau huruf-huruf Al-Qur’an.

Ilmu tajwid sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain; hukum nun mati dan tanwin, hum madm dan hukum alif lam syamsiyah.

Hukum-hukum tersebut merupakan hukum bacaan yang harus di pelajari terlebih dahulu sebelum belajar membaca Al-Qur’an.

Berikut ini adalah beberapa hukum bacaan nun mati dan tanwin yang perlu anda ketahui.

Izhar

Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu izhar yaitu ح,خ,ع,غ,أ,ھ. Cara membacanya jelas dan tidak mendengung.

Idgam

Hukum bacaan idgham sendiri terbagi menjadi dua yaitu; idgham bigunnah dan idgham bilagunnah.

1. Idgham Bigunnah

Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan idgham bigunnah yaitu; ya’ (ي), nun (ن), mim (م), dan wau (و). Cara membacanya harus mendengung.

2. Idgham Bilagunnah

Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf lam (ل) dan ra’ (ر), maka di baca tanpa dengung.

Ikhfa’ Haqiqi

Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf-huruf ikhfa antara lain; ta'(ت), tsa’ (ث), jim (ج), dal (د), żal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), sad (ص), dad (ض), tha (ط), zha (ظ), fa’ (ﻑ), qaf (ق), dan kaf (ك).

Cara membacanya samar-samar (antara izhar dan idgham).

Iqlab

Jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba’ (ب), maka bacaan nun mati atau tanwin berubah menjadi bunyi mim.

Demikianlah pembahasan kami tentang hukum nun mati dan tanwin. Apabila ada salah dalam penulisan kata atau terdapat kata-kata yang tidak benar, silahkan tinggalkan komentar Anda pada kolom yang telah kami sediakan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *